
Sumbar || Tiraiminang.com - Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat menggelar Rapat Koordinasi Pemanfaatan Informasi Cuaca Maritim bagi Nelayan, Kamis, 10 September 2026, di Ruang Rapat Istana Gubernur Sumatera Barat.
Rapat dibuka oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Syefdinon, S.Sos., M.M. dan dihadiri Kepala Dinas Perikanan 7 Kabupaten/Kota wilayah pesisir, Kepala BPBD Provinsi Sumatera Barat, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kelas III Teluk Bayur, serta penyuluh perikanan dan perwakilan nelayan dari wilayah pesisir Sumatera Barat.
Dalam arahannya, Kepala DKP Sumbar menekankan bahwa informasi cuaca maritim merupakan bagian penting dalam mendukung keselamatan dan kelancaran aktivitas nelayan saat melaut.
Mengenai kondisi perairan, angin, gelombang, hingga peringatan dini dapat menjadi bahan pertimbangan nelayan sebelum melakukan pelayaran, sehingga potensi risiko akibat kondisi cuaca dan gelombang yang membahayakan dapat diantisipasi lebih awal, ungkap Syefdinon, kepada wartawan MT.com usai Rapat Koordinasi Pemanfaatan Informasi Cuaca Maritim bagi Nelayan.
Selain keselamatan, pemanfaatan informasi cuaca dan informasi pendukung kelautan juga dapat membantu nelayan dalam merencanakan waktu dan rute pelayaran serta mempersiapkan kebutuhan operasional secara lebih efektif. BMKG juga menyediakan informasi terkait prakiraan daerah penangkapan ikan yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu data pendukung dalam perencanaan kegiatan penangkapan,ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Stasiun Meteorologi Maritim Kelas III Teluk Bayur menyampaikan sosialisasi mengenai layanan informasi maritim untuk wilayah Perairan Agam, Pasaman Barat, Perairan Padang,Padang Pariaman, Perairan Pesisir Selatan, serta Perairan Kepulauan Mentawai.
Adapun layanan yang tersedia antara lain prakiraan cuaca pelabuhan, prakiraan cuaca perairan, prakiraan cuaca area wisata, peringatan dini gelombang tinggi, potensi banjir pesisir, serta prakiraan cuaca rute pelayaran.
Melalui rapat koordinasi ini, DKP Sumbar mendorong agar informasi cuaca maritim dapat diterima, dipahami, dan dimanfaatkan secara cepat dan tepat oleh nelayan, termasuk melalui peran penyuluh perikanan dan pemangku kepentingan di wilayah pesisir.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat **keselamatan nelayan, mitigasi risiko di laut, serta mendukung kegiatan penangkapan ikan yang lebih efektif dan berkelanjutan.(Df)
#DKPSumbar #CuacaMaritim #NelayanSumbar #KeselamatanNelayan #BMKG #KelautanDanPerikanan #NelayanAman #PerikananBerkelanjutan #SumateraBarat #PesisirSumateraBarat
Tags:
DKPSumbar #CuacaMaritim #NelayanSumbar #KeselamatanNelayan #BMKG #KelautanDanPerikanan #NelayanAman #PerikananBerkelanjutan #Sumatera Barat # Pesir Pantai Sumatera Barat.
0 Komentar