Padang || Tiraiminang.com -- Kepala Sekolah SMPN 20 Kota Padang Atria mengatakan bahwa kami akan bangun kelas digital dalam tahun ajaran baru ini. Langkah pertama yang kami lakukan terlebih dahulu kami akan Panggil dulu orang tua siswa untuk disosialisasikan, semoga orang tua siswa lebih mengetahui apa itu kelas digital dan tujuannya. Sebelumnya kami sudah memilih anggotanya sendiri dan langsung dipilihlah visualnya, dan sekalian dipilih siswanya.
Lanjut Kepsek menyampaikan kami tidak memaksa siswa/siswi kami untuk mempunyai perangkat sendiri kayak laptop, tablet atau handphone, jadi tentang pembelajaranya bisa kita menggunakan TV panel yang disediakan oleh pemerintah, nanti kita buatkan Google kelas room-nya semoga anak-anak bisa belajar sendiri di rumah dengan melihat modulnya dari Google classroom yang dibuatkan oleh gurunya disekolah.
Dengan demikian kalau 100% digitalnya belum lagi hanya diperkirakan sudah mencapai 75%, mengenai Google classroom-nya juga sudah ada cuma kami terkendala sebelumnya, karena awalnya kita kira dari jaringan di sini bisa dibawa ke sebelah dikarenakan disebelah juga merupakan kelas yang berbasis digital, ternyata tidak sampai jaringannya, kalau seandainya anak disuruh memakai paket datanya sendiri tentu jelas akan memberatkan terhadap siswa jadinya.
Untuk selanjutnya kami akan berusaha menambah yang namanya Sumber atau modem baru, kelas 7 satu kelas, kelas 8 1 kelas, terhadap pembelajarannya yang berbasis komputer, tentu anak-anak jelas belajar berbasis komputer dengan demikian SMPN 20 Kota Padang kita ini perdana punya kelas digital sebanyak 2 lokal, dengan tidak memberatkan Org tua wali murid, dalam kelas digital siswa diperbolehkan membawa hp, namun hp tersebut harus dipegang dulu oleh guru pengajar sampai mata pelajaran berbasis digital selesai. Kata Kepsek Atria mengakhiri pada awak media ini yang mewawancarainya. ( Aripin )

0 Komentar