Padang || Tiraiminang.com — Kepala Seksi Pelayanan dan layanan imformasi
Bea Cukai Yomi Burhanudin mengatakan pada awak media ini saat diwawancarai pada hari selasa, tgl, 28 - 10 - 2025 di Hotel Truntum tempat acara Sumbar Expo berlangsung,Bea Cukai akan mensupport pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di Sumatera Barat agar sanggup menerobos pasar Global dunia internasional. Dengan tersedianya berbagai fasilitas serta dukungan dari Bea Cukai terhadap UMKM yang sudah memenuhi syarat standar ekspor agar produknya bisa diterima diberbagai Negara yang ada di dunia.
Lanjut kata Yomi Bea Cukai, merupakan proses akhir terhadap seleksi proses ekspor, yang dilakukan setelah pelaku usaha UMKM sudah memenuhi standar persyaratan dagang untuk di export dan impor serta standar pembeliannya.
Atas nama Bea Cukai Teluk Bayur pada dasarnya kami sudah berada di akhir seleksi, karena sebelumnya pelaku UMKM sudah punya pembeli atau penampung dengan sendirinya berarti UMKM itu sudah memenuhi standar, dalam memahami mekanisme pengangkutan sekaligus kelengkapan Administrasinya, dari bea
cukai sendiri kami hanya bersipat
memfasilitasi terhadap kelengkapan data - data atau dokumen apa yang harus dilengkapi agar tidak terkendala dalam keberagkatan barang - barang yang akan dikirim ketempat tujuan. Pungkas Yomi.
Terhadap barang-barang sampel yang beratnya kurang dari 30 kilogram, pelaku UMKM akan diarahkan kepada jasa pengiriman yang bertarif internasional yang akan membantu proses clearance atau pengurusan kelengkapan dokumen lainnya yang berhubungan barang yang akan dikirim. Untuk mengajukan dokumentasi yang mau dibutuhkan oleh pelaku UMKM, diharapkan terlebih dahulu sudah adanya kesepakatan dengan pihak pembeli agar tidak terjadinya kekeliruan antara pengexport dengan penerima barang nantinya
Seperti terhadap pembayarannya lewat Letter of Credit (LC), terlebih dahulu harus berkoordinasi dengan pihak bank, misalnya produk makanan yang harus dikarantina terlebih dahulu untuk dilakukan proses pemeriksaan, baru pihak Bea Cukai menindak lanjuti proses dokumentasi pengeksporan harus dilengkapi agar bisa berjalan dengan baik dan lancar tutur Yomi.
Untuk selanjutnya semoga UMKM yang ada di Sumbar ini berpikir secara nasional untuk dapat bertindak secara global terhadap produk lokal yang dihsilkan umpamanya rendang yang sudah diakui dunia rasanya, tentu jelas punya peluang besar untuk dinikmati oleh masyarakat internasional, dan dunia pada umumnya.
Dengan adanya dorongan dari semua pihak yang terkait kedepanya pihak Bea Cukai Teluk Bayur berharap UMKM yang ada di Sumbar ini semangkin jaya dan maju terhadap semua produk yang dihasilkan mampu bersaing dengan pasar Global dunia,dapat menembus pasar ekspor Global dunia yang akan membawa dampak positif terhadap nama baik UMKM masyarakat Sumatara Barat pada umumnya. Kata yomi Burhanudin mengakhiri pada awak media ini yang mewawancarai. .(Aripin)

0 Komentar